| Sifat Kimia |
Bubuk kristal berwarna putih. Larut dalam air; terurai jika dipanaskan. |
| Penggunaan |
Sebagai bahan "asam" dalam pencucian. |
| Penggunaan |
Bahan awal untuk persiapan keadaan padat Na3MnF6untuk studi penentuan struktur tekanan tinggi lebih lanjut. |
| Deskripsi Umum |
Natrium bifluorida adalah padatan kristal berwarna putih. Natrium hidrogen difluorida larut dalam air. Natrium hidrogen difluorida bersifat korosif terhadap jaringan. Natrium hidrogen difluorida digunakan sebagai bahan pengawet untuk spesimen anatomi dan zoologi, dalam pelapisan logam, dan untuk banyak kegunaan lainnya. |
| Reaksi Udara & Air |
Larut dalam air. Bereaksi dengan air, melepaskan panas, dan membentuk larutan korosif. Reaksinya tidak keras. |
| Profil Reaktivitas |
Garam asam, seperti SODIUM BIFLUORIDA, umumnya larut dalam air. Larutan yang dihasilkan mengandung konsentrasi ion hidrogen sedang dan memiliki pH kurang dari 7.0. Mereka bereaksi sebagai asam untuk menetralkan basa. Netralisasi ini menghasilkan panas, tetapi lebih sedikit atau jauh lebih sedikit daripada yang dihasilkan oleh netralisasi asam anorganik, asam okso anorganik, dan asam karboksilat. Mereka biasanya tidak bereaksi sebagai agen pengoksidasi atau agen pereduksi tetapi perilaku seperti itu bukan tidak mungkin. Banyak dari senyawa ini mengkatalisis reaksi organik. |
| Bahaya |
Sangat beracun, dapat menyebabkan iritasi kuat pada jaringan. |
| Bahaya Kesehatan |
TERHIRUP DEBU: Mengiritasi dan mungkin korosif terhadap selaput lendir. MATA: Mengiritasi. TERTELAN: Rasa asin atau seperti sabun, air liur, mual, nyeri perut seperti terbakar atau kram, muntah, diare, kelemahan otot, tremor. Jarang: kejang epileptiform sementara, diikuti oleh depresi SSP. Syok. |
| Bahaya Kebakaran |
Tidak mudah terbakar, zat itu sendiri tidak terbakar tetapi dapat terurai saat dipanaskan dan menghasilkan asap korosif dan/atau beracun. Beberapa zat bersifat oksidator dan dapat menyulut bahan yang mudah terbakar (kayu, kertas, minyak, pakaian, dll.). Kontak dengan logam dapat melepaskan gas hidrogen yang mudah terbakar. Wadah dapat meledak saat dipanaskan. |
| Mudah Terbakar dan Meledak |
Tidak mudah terbakar |
| Profil Keamanan |
Bahan ini sangat beracun bagi manusia jika tertelan; antara 1 sendok teh dan 1 ons dapat berakibat fatal. Menghirup debu dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan. Kontak dengan kulit dapat mengakibatkan iritasi dan ulserasi; kontak dengan mata dapat menyebabkan luka bakar. Untuk memadamkan api, gunakan air, busa, CO2, bahan kimia kering. Saat dipanaskan hingga terurai, bahan ini mengeluarkan asap beracun berupa F dan Na2O. Lihat juga FLUORIDA dan ASAM HIDROFLUORIK. |