| Keterangan |
Etilen glikol dibutil eter (EDBE) adalah eter glikol dengan rumus kimia (C4H9OCH2)2. Etilen glikol dibutil eter merupakan cairan bening dengan bau yang mirip dengan aseton dan dietil eter. EDBE larut dalam air tetapi tidak larut dalam pelarut organik seperti benzena atau toluena. EDBE telah terbukti memiliki gugus hidroksil dan eter, yang penting untuk stabilitas kimianya. Ikatan hidrogen intramolekuler antara gugus hidroksil dan atom oksigen eter juga merupakan faktor penting dalam menentukan struktur EDBE. EDBE stabil secara kimia pada suhu ruangan dan dapat ditemukan sebagai komponen cairan hidrolik, cat, pernis, pelumas, perekat, bahan pembersih, dan penghilang lemak. |
| Sifat Kimia |
Cairan hampir tak berwarna; sedikit bau. Sedikit larut dalam air. Mudah terbakar. |
| Penggunaan |
Pelarut inert dengan titik didih tinggi; pelarut khusus dan aplikasi ekstraksi. |
| Deskripsi Umum |
Cairan tak berwarna. |
| Reaksi Udara & Air |
Teroksidasi di udara membentuk peroksida tidak stabil yang dapat meledak secara spontan [Bretherick, 1979 hal.151-154, 164]. |
| Profil Reaktivitas |
ETILEN GLIKOL DI-N-BUTIL ETER dapat bereaksi hebat dengan zat pengoksidasi kuat. Dapat menghasilkan gas yang mudah terbakar dan/atau beracun dengan logam alkali, nitrida, dan zat pereduksi kuat lainnya. Dapat memulai polimerisasi isosianat dan epoksida. Relatif inert dalam reaksi lain, yang biasanya melibatkan pemutusan ikatan karbon-oksigen. |
| Bahaya Kesehatan |
Cukup beracun jika tertelan dan terkena kulit. Mengiritasi kulit dan mata. |
| Bahaya Kebakaran |
Bahaya Khusus Produk Pembakaran: Setelah terurai, ETHYLENE GLYCOL DI-N-BUTYL ETHER mengeluarkan asap tajam dan asap yang menyengat. |
| Metode Pemurnian |
Kocok eter dengan larutan Na2CO3 5%, keringkan dengan MgSO4 dan simpan dengan alumina kromatografi untuk mencegah pembentukan peroksida. [Beilstein 1 III 2083, 1 IV 2382.] |