| Sifat Kimia |
Olivetol adalah kristal putih pucat atau padatan lilin berwarna zaitun hingga ungu muda. Membentuk monohidrat (titik leleh: 102-106 derajat F). Olivetol adalah anggota golongan resorsinol, yaitu resorsinol yang hidrogen pada posisi 5 digantikan oleh gugus pentil. Ia berperan sebagai metabolit lichen. |
| Sifat fisik |
massa kristal berwarna ungu muda sampai coklat. |
| Penggunaan |
Olivetol digunakan sebagai molekul cetakan dalam sintesis polimer bercetak molekuler (MIP). Ia juga digunakan sebagai penghambat aktivitas (S)-mephenytoin 4'-hidroksilase dari CYP2C19 rekombinan. |
| Aplikasi |
Olivetol merupakan prekursor dalam berbagai sintesis tetrahidrokanabinol. |
| Persiapan |
olivetol juga dapat dibentuk melalui hidrolisis poliketida CoAs antara atau siklisasi spontan.
 |
| Definisi |
ChEBI: Olivetol adalah anggota golongan resorsinol, yaitu resorsinol yang hidrogen pada posisi 5 digantikan oleh gugus pentil. Ia berperan sebagai metabolit lichen. |
| Referensi Sintesis |
Jurnal Kimia Organik, 42, hal. 3456, 1977DOI:10.1021/jo00441a036 |
| Deskripsi Umum |
Olivetol muncul sebagai kristal putih pucat atau padatan lilin berwarna zaitun hingga ungu muda. Membentuk monohidrat (titik leleh: 102-106 derajat F). (NTP, 1992) |
| Reaksi Udara & Air |
Sensitif terhadap udara. Tidak larut dalam air. |
| Profil Reaktivitas |
Olivetol tidak cocok dengan klorida asam, anhidrida asam dan zat pengoksidasi. |
| Bahaya Kebakaran |
Olivetol mungkin mudah terbakar. |
| Aktivitas Biologis |
Olivetol (5-Pentylresorcinol, 5-n-Amylresorcinol) adalah senyawa organik alami yang merupakan prekursor dalam berbagai sintesis tetrahidrokanabinol. Zat ini bertindak sebagai penghambat kompetitif reseptor kanabinoid CB1 dan CB2. |
| Keamanan |
Olivetol masih merupakan produk yang sangat baru. Penelitian terhadap produk ini belum cukup untuk membuktikan bahwa produk ini aman digunakan. Sejauh ini, belum ada yang melaporkan adanya efek samping yang merugikan sejauh pengetahuan kami. Hingga informasi lebih lanjut tersedia, kendalikan asupan THC Anda dengan hati-hati alih-alih mengandalkan gelcap yang belum teruji. |
| Cara kerja |
Ketika Anda melihat struktur molekul olivetol, strukturnya akan terlihat sangat familiar. Seolah-olah seseorang mengambil molekul THC dan mengirisnya menjadi dua. Olivetol, seperti THC, bekerja dengan mengikat reseptor CB1 yang ada di seluruh tubuh dan otak Anda. Namun, olivetol dianggap lebih kecil dan lebih lengket daripada THC, sehingga membantu mengurangi efek high yang hebat dengan dua cara. Pertama, ia masuk ke reseptor yang terbuka sebelum THC bisa sampai di sana untuk memblokirnya—jadi Anda tidak akan merasa high lagi. Kedua, ia menabrak molekul THC yang sudah bersarang di reseptor CB1 untuk melepaskannya dan menggantikannya. Begitulah cara ia membuat Anda terbius. Menurut banyak cerita pribadi, olivetol bekerja, tetapi kita tidak tahu persis bagaimana cara kerjanya. Diperlukan lebih banyak penelitian dan penyelidikan, tetapi secara teori, cara kerjanya sangat mirip dengan cara kerja Narcan untuk mengatasi overdosis opiat. |